NEWS ROOM

Follow RSHD on Twitter

RS Haji Darjad - Pencakar Langit yang Ramah

Share/Save/Bookmark

SERAYA membuka pintu kaca, seorang pria berseragam krem menyapa setiap orang yang datang. “Permisi, Pak. Ada yang bisa kami bantu?” Kalimat yang meluncur bersama seulas senyum kepada pengunjung Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD).

Dialah penerima tamu di rumah sakit di Jalan Dahlia ini. Rumah sakit yang ciri khasnya memiliki gedung tinggi. Gedung Jamrud, begitu nama bangunan baru sembilan lantai yang baru beroperasi pada 2009 itu. Membuat RSHD tak hanya tempat pelayanan kesehatan, melainkan tempat bersantai.
Di puncak gedung itu, sebuah kafetaria berbentuk letter L dengan luasnya sekitar 36 meter persegi. Dari atas sini, suasana kota dari ketinggian dapat dinikmati, sembari hanyut dalam alunan nada dari tuts Organ Yamaha SRS 7000.

Kepada Kaltim Post, pemilik RSHD, Mas’ud Darjad mengatakan, konsep ini memang tidak baru. Sebab, konsepnya sudah ada di beberapa rumah sakit ternama di luar negeri. Termasuk dalam hal pilihan warna ruangan serta fasilitas penunjang kemudahan bagi pasien dan keluarganya. Dikatakannya, kafetaria ini tidak hanya bagi hiburan. Setiap malam Kamis, dia merencanakan menggelar pengajian rutin yang biasa diikuti keluarga pasien.

Di Gedung Jamrud ini, tersedia empat kamar berlabel very very important person (VVIP). Sedangkan di ruang VIP di Gedung Nilam, ada 12 kamar. Di kamar-kamar ini, tersedia ruang tunggu, kulkas, televisi plasma 52 inci, pantry, ruang makan, dispenser, hingga koneksi wireless.

Di RSHD juga terdapat Computerized Tomography Scanning (CT Scan) untuk mendeteksi penyakit dengan cepat. Alat ini dioperasikan sejak 2006 lalu. Sedikitnya, tiga ribu orang sudah menggunakannya. “Untuk diperiksa menggunakan alat ini, seorang pasien terlebih dulu menyerahkan rujukan dari dokter,” terang Mas’ud

sumber : Kaltimpostonline